Waroeng Mee, Sudirman, Thamrin, Jakarta Selatan

waroeng mee

Waroeng mee, adalah salah satu tempat nongkrong yang bisa dikunjungi di daerah Sudirman, Thamrin. Lokasi persisnya ada di Jalan Blora dekat stasiun Sudirman. Dengan signage besar yang terpampang di depan warung, mustahil jika para pekerja yang pergi pulang menggunakan KRL belum ngeh sama tempat satu ini. Plus, orang-orang berkendaraan yang acap lewat di jalan ini, pasti tahu keberadaan warung nongkrong baru nan gaul ini. Maka dari itu, tak heran jika pada kunjungan kali ketiga saya ke sini, tempatnya sudah ramai dipenuhi muda-mudi, terutama yang berpakaian rapi-rapi.

Tempat yang cukup strategis, serta dekorasi yang menarik ala-ala retro dari Waroeng Mee pasti membuat siapapun yang lewat di depannya penasaran dan ingin melangkah masuk. Begitu pula lah yang saya rasakan saat pertama kali berkunjung. Bagian dalam warung ini unik dan eye catching. Benar-benar pas untuk nongkrong. Dindingnya dipoles dengan warna-warna cerah, terutama warna kuning dan merah. Membuat siapa saja yang masuk menjadi ceria dan cerah pula. Meja kursinya ditata sedemikian rupa agar simpel namun tetap ciamik, sehingga bisa menampung pelanggan di angka maksimal. Dari segi interior yang modern dan kekinian, enggak aneh rasanya kalau tempat ini akan menjadi the next trend among young people. Kurangnya cuma satu, kurang adem. Haha.

Pilihan Menu

Satu kata untuk menunya, kreatif! Jenis makanan dan minuman dasarnya sih standar, seperti Indomee atau roti bakar. Akan tetapi, cara mereka berinovasi dan mengkreasikan menu yang biasa saja menjadi menu yang luar biasa itulah yang patut diacungi jempol.

Menu makanan di Waroeng Mee terdiri atas tiga kategori. Ada Indomee, Roti Bakar, dan juga kategori yang mereka beri nama Jajanan Gaul.

Pada kategori Indomee, mereka menyediakan 9 pilihan mie yang akan menjadi base. Ada Mee Kuah Original, Mee Goreng Original, Mee Salju (Saus Ala Keju), Martabak Mee, dan lain sebagainya. Kemudian, setelah base/pilihan mie ditentukan, maka kalian bisa memilih tambahan topping yang disediakan oleh Waroeng Mee. Ada yang umum seperti telur, sampai yang jarang seperti kikil atau iga cabai hijau. Hmm, menarik kan?

Pada kategori Roti Bakar, cara memilihnya pun tak jauh berbeda dengan memilih Indomee. Kalian perlu menentukan satu jenis roti bakar dari sekitar >10 pilihan roti bakar. Ada roti bakar green tea, roti bakar ovomaltine, sampai roti bakar Hershey.

Selanjutnya, kalian bisa memperkaya rasa roti bakarnya dengan menambahkan topping semacam cornflake, marshmallow, atau oreo. Simpel tapi kaya akan rasa, karena kita yang memilih apa yang kita suka. Enak dong kalau gitu?

Untuk jajanan gaul, pilihan makanannya jauh lebih general dan lebih ‘ringan’ untuk dikonsumsi. Ada cireng, bakso, kue cubit aneka rasa, sosis bakar panggang, hot dog dan burger Baba Rafi, hingga submarine long bread (semacam sandwich jumbo panjang). Donat ala Spanyol bernama churos juga mereka sertakan dalam menu jajanan gaul ini loh. Lengkap beneur dah untuk cemil-cemil lucu. Hehehe.

Selain tiga kategori di atas, Waroeng Mee juga menawarkan tiga kategori lain yang kalau buat saya, muncul seperti ‘paket hemat‘. Di golongan paket hemat pertama, ada beberapa menu Indomee yang base dan toppingnya telah ditentukan oleh pihak Waroeng Mee, sehingga kita enggak perlu galau memilih-milih sendiri lagi. Contohnya, ada satu menu yang mereka sebut ‘Mee Sunrise‘. Ini adalah base Mee Goreng yang dicampurkan dengan topping smoked beef dan telur. Satu contoh lagi, ada menu yang diberi nama ‘Mee Sunribs‘, menu yang tak lain adalah perpaduan dari Mee Kuah Saus Telur Asin, iga cabai hijau, dan telur. Namanya unik-unik ya, kepikiran aja deh si Waroeng Mee ini.

Lebih lanjut lagi, untuk roti bakarnya, Waroeng Mee juga menyediakan paket hemat selayaknya paket hemat Indomee. Salah satunya, ada Roti Bakar Ovomalcheese yang merupakan roti bakar dengan perpaduan ovomaltine, keju, cornflake, dan choco crunch. Hmm, kebayang enggak tuh manisnya? Iww banget! Dan terakhir, ini dia yang melegakan kalian para pecinta nasi! Meski namanya Waroeng Mee, ‘warung’ ini juga punya beragam menu yang ber-nasi nih. Nama-nama menunya pun enggak kalah unik. Kebayang enggak kalau nasi yang bernama Nasi Meet Night isinya apa aja? Hahaha, hits banget kan namanya? Isi dari nasi ini adalah nasi putih plus sosis lada hitam plus kornet plus telur. Sumpah ini kreatif toooooooh?!

Usai menu makanan, kita beralih ke menu minuman. Minuman di Waroeng Mee terbagi ke dalam empat jenis. Ada susu segar/fresh milk aneka rasa (chocolate, vanilla, strawberry, bubble gum), ada jus buah-buahan (buah jeruk, buah melon, dll.), ada kopi atau teh (teh tarik, kopi tarik, cappuccino, dll.), plus ada special drink yang merupakan perpaduan antara Yakult, soda, dan sirup aneka pilihan.

Sosis Bakar Panggang – 9/10

sosis bakar panggang

Harga: IDR 18,000

Ukuran: 3 sosis per porsi

Taste: Bumbunya sih yang enak. Sausnya kental manis, tapi enggak kayak kecap manis. Ada asinnya sedikit juga. Sosisnya yang memang enggak kecil enggak besar dan dagingnya juga terasa, turut menambah cita rasa. Ya, meski standar, menu ini recommended lah untuk dijadikan appetizer alias menu pembuka sambil menunggu makanan utama. Hehe.

Mee Goreng Original (plus topping telur rebus dan kornet) – 7/10

mie goreng original

Harga: IDR 12,000 + IDR 5,000 + IDR 6,000

Ukuran: enggak kurang enggak kebanyakan untuk 1 orang.

Taste: Layaknya mie goreng biasa pada umumnya. Bumbunya enggak terlalu berasa beda dengan mie instan kemasan. Harus pintar-pintar memilih topping supaya ada sensasi beda pada mie goreng-nya.

Mee Abang Bersalju (Mee Kuah Saus Keju + Ayam Bumbu Panggang + Telur) – 8,5/10

mie abang bersalju

Harga: IDR 28,000

Ukuran: enggak kurang enggak kebanyakan untuk 1 orang.

Taste: Enak karena kuah kejunya sangat terasa, tapi sensasi pedas dari ayam bumbu panggangnya enggak manusiawi. Asli! Bukannya bikin kita bisa menikmati, malah sepanjang saya makan, saya harus berperang dengan ayamnya yang memang super pedas. Jumlah ayamnya sih memang enggak sedikit, tapi ampun deh sama rasanya yang amat pedas itu. Hahaha, cocok sih buat kalian-kalian yang tergolong tipe cabai maniak. Hihi.

Nasi Tebang (Nasi Putih + Ayam Bumbu Panggang + Telur) – 8,5/10

nasi tebang

Harga: IDR 17,000

Ukuran: enggak kurang enggak kebanyakan untuk 1 orang.

Taste: Menu ini, sama menu yang saya bahas sebelumnya (Mee Abang Bersalju), rasanya enggak jauh beda! Didominasi sama rasa ayamnya yang keterlaluan pedasnya. Hahaha. Bedanya, kalau di menu mie tadi yang meredakan pedas adalah kuah kejunya, kalau di menu nasi ini, yang meredakan pedas adalah nasinya. Nasi putih itu kan, ada manis-manisnya bukan?

Kue Cubit CampurCampur – 7,5/10

Kue Cubit CampurCampur

Harga: IDR 25,000

Ukuran: Isinya 2 x 5 varian kue cubit aneka rasa dan aneka warna. Per kue cubitnya, ukuran cukup kecil, dijamin sekali masuk mulut langsung habis.

Taste: sorry to say, it’s quite different with common kue cubit that I usually find in the food stalls located on the roadside. Seriously. Malahan, menurut saya, rasanya sedikit seperti kue pancong atau kue mangkok. Eits, bukan berarti saya enggak bilang ini enak. ‘Kue cubit’ ini enak, hanya tekstur dan bentuknya yang mengecewakan. Hmm…

Roti Bakar Jello (Ovomaltine, jelly worm, Milo) – 8/10

Roti Bakar Jello

Harga: IDR 30,000

Ukuran: Dua tangkup roti tawar bakar, bisa untuk dimakan ramai-ramain, 2-4 orang.

Taste: Not bad. Rasa cokelatnya yahud apalagi ada ovomaltine dan milo di dalamnya. It’s still too sweet for me, tho. Untuk tekstur roti bakarnya, kurang garing dan kurang ‘nampol’, menangnya justru di topping dan bukan di roti-nya itu sendiri.

Bubble Gum Milk with Marshmallow – 8/10

Bubble Gum Milk with Marshmallow

Harga: IDR 20,000

Ukuran: Segelas cukup untuk sendirilah. Jamin!

Taste: Enak, enggak kemanisan. Bayangin aja lagi minum susu sambil makan permen karet. Ada sensasi segar karena diminum selagi dingin. Segar dan cukup melegakan dahaga setelah memakan menu mie yang asin-asin gurih tadi. Uhuy!

Kesimpulannya, warung mee sangat tepat untuk dijadikan pilihan main kalian di sekitaran Sudirman. Selain mal-mal gaul yang di gedung-gedung itu, ada juga loh tempat kecil begini yang sanggup mengakrabkan diri dengan rekan-rekan sejawat. Bisa nongkrong sepulang kerja menunggu jalanan sepi, bisa juga dijadikan tempat ngobrol atau meeting untuk membicarakan proyek yang belum tuntas. Sekadar curhat atau sendirian ngerjain tugas juga OK. Such a good choice lah untuk tempat nongkrong, karena Waroeng Mee, ya memang Semacam Tempat Nongkrong.