Bukit Kelam Sintang | Cagar Alam Nan Indah di Kalimantan Barat

bukit kelam sintang

Bukit Kelam Sintang atau yang biasa juga disebut dengan nama “bukit batu” atau “bukit raya” merupakan tempat wisata sekaligus cagar alam yang terletak di kabupaten Sintang, Kalimantan Barat dengan luas wilayah yang mencapai 520 hektar. Pemandangan alam yang alami dan jarang tersentuh tangan manusia akan disajikan untuk para wisatawan yang mengunjungi Bukit Kelam Sintang.

Sejarah Wisata Nasional Cagar Alam Bukit Kelam Sintang

Keberadaan Bukit Kelam tidak bisa dipisahkan dari legenda Bujang Beji dan Tumenggung Marubai. Bujang Beji dan Tumenggung Marubai adalah nelayan di tanah Sintang (Sekarang ibukota kabupaten Sintang). Bujang Beji dan kelompok-nya menguasai Sungai Kapuas, sedangkan Tumenggung Marubai dan kelompoknya menguasai Sungai Melawi.

Ketika Bujang Beji mengetahui bahwa Tumenggung Marubai mendapat ikan lebih banyak daripada dirinya, ia menjadi iri, sehingga ia berniat untuk menghalangi aliran Sungai Melawi dengan batu. Lalu ia berenang ke hulu Sungai Kapuas untuk mendapatkan sebuah batu besar dari puncak bukit Nanga Silat.

Di persimpangan aliran Sungai Melawi dan Sungai Kapuas, tiba-tiba muncul Dewi Surgawi dan menertawakannya. Ketika ia mengangkat kepalanya mencoba untuk menemukan sumber suara tersebut, dia tidak sengaja menginjak duri beracun. Seketika, batu itu lepas dari genggaman tangannya dan jatuh ke tanah. Legenda mengatakan bahwa batu yang tenggelam tersebut perlahan-lahan tumbuh menjadi bukit dengan banyak batu gelap di atasnya, dari situlah nama bukit Kelam Sintang berasal.

Namun ada kisah lain juga tentang bukit ini. Menurut masyarakat setempat, bukit batu itu memiliki legenda. Konon, ada seorang pemuda Dayak yang sakti bernama Bujang Besji ingin menutup Sungai Kapuas dan Sungai Melawi dengan batu yang kini menjadi Bukit Kelam.

Tujuannya, ingin menjadikan Sintang danau. Namun, rencana Bujang gagal karena digoda seorang bidadari cantik sehingga ia terperosok ke lubang dan tidak bisa mengangkat batu itu lagi. Akhirnya, batu itu dibiarkan begitu saja yang kini menjadi Bukit Kelam. Cerita itu digambarkan di dinding di Taman Wisata Bukit Kelam.

Namun, ada pula yang menduga bongkahan batu raksasa itu meteor yang jatuh ke bumi di masa silam. Hal itu mengundang daya tarik sejumlah peneliti, misalnya dari Perancis.

Menurut penelitian, Bukit Kelam memang meteor yang jatuh di masa silam. Hal itu didasarkan pada unsur batu pembentuk Bukit Kelam yang sama dengan unsur bebatuan meteor. Dugaan itu kian menguat pula dengan banyaknya batu serupa yang dijumpai di sekeliling Bukit Kelam yang diperkirakan pecahan meteor.

Lokasi dan Akses Menuju Cagar Alam Bukit Kelam Sintang

Cagar Alam Bukit Kelam Sintang terletak di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Kabupaten Sintang berjarak sekitar 395 km sebelah timur Pontianak, ibu kota Kalimantan Barat. Dari Pontianak Anda dapat menggunakan pesawat lokal, taksi, bus travel, bus umum atau mobil sewaan. Dari pusat kota Sintang, Cagar Alam Bukit Kelam sekitar 19 km ke arah timur. Jalan-jalan beraspal relatif aman sehingga bisa dijangkau dengan bis atau mobil dengan mudah selama sekitar 30-35 menit.

Fasilitas dan Akomodasi Wisata Bukit Kelam Sintang

Cara terbaik untuk tinggal di Cagar Alma Bukit Kelam Sintang adalah dengan mendirikan tenda di lokasi kemping yang tersedia. Di sana Anda dapat merasakan pengalaman bagaimana rasanya menyatu dengan alam, meninggalkan semua kehidupan kota di belakang damainya sasana hutan.

Mendaki ke puncak bukit Sintang adalah petualangan mendebarkan di mana Anda harus melalui tangga batu setinggi 90 meter dan tebing curam. Di puncak bukit ada gua-gua alam yang eksotik dan magis siap menanti Anda. Gua-gua ini juga merupakan rumah dan sarang burung walet. Dari puncak bukit, Anda dapat memandangi keindahan hutan hujan yang membentang luas, lihatlah bagaimana indahnya Sungai Kapuas dan Sungai Melawi dari kejauhan.

Cagar alam bukit Kelam Sintang ini mencapai ketinggian hingga 900 meter di atas permukaan laut dengan kemiringan antara 15-40 derajat, menjadikannya tempat yang sempurna untuk paragliding dan panjat tebing. Cagar alam ini juga menyediakan tantangan bagi mereka yang menyukai hiking dan trekking. Anda pun yang ingin lebih dekat dengan alam juga dapat mendirikan tenda di lokasi perkemahan yang aman dan luas.

Cagar Alam Bukit Kelam Sintang menawarkan kegiatan lengkap untuk menikmati kemegahannya yang menawan. Hiking melalui jalur menantang dan menemukan yang bersembunyi di balik semak-semak dan Anda juga bisa berkenalan dengan beberapa penduduk setempat. Untuk petualangan lebih berani, saat sampai ke sisi bukit maka mulailah mendaki. Di atas bukit, Anda juga dapat merasakan paralayang yang mendebarkan jantung sambil bermain angin di ketinggian.